Follow Me @regiana18

Selasa, 13 Maret 2018

Review Film Miracle In Cell No.7


Annyeong yorobeunnn ...
disini saya akan mere-view film yang berjudul Miracle In Cell no.7, film ini diperankan oleh Ryu Seung Ryong, Kal So-won dan Park Shin Hye, dan disutradarai oleh Lee Hwan Kyung. Di film ini di buka dengan kisah seorang anak dengan bapaknya yang sedang menarikan tarian sailormoon, dan disini sang ayah memerankan tokoh yang tidak biasa dia memerankan sebagai pria cacat mental yang sangat menyanyangi anaknya sang anak yang sangat menyukai sailormoon ini menginginkan sebuah tas kuning yang bergambar sailormoon dan berniat untuk membeli tas itu saat sang bapa gajian. Akan tetapi saat mereka mengecek ke toko yang menjual tas itu, tasnya akan di beli oleh salah satu keluarga dan itu hanya tinggal barang terakhir dan sang ayah meminta agar tas itu  hanya boleh untuk anak dengan cara memaksa dan sang ayah yang merupaka seorang petinggi polisi itu menampar sang ayah dan akhirnya mereka pulang dengan kecewa.


Anak yang sangat pintar ini mampu mengatasi semua masalah yang ada di keluarganya dan mampu melakukan hal-hal yang tidak biasanya anak seumur segitu bisa melakukannya mulai dari semua pembayaran dan hal-hal lainnya. dan tibalah saat gajian ayahnya begitu senang dan bertemu dengan anak yang bersama keluarganya saat itu sendirian dan sang anak itu mau menunjukan toko lain yang menjual tas yang sama saat itu cuaca sangat dingin membuat kondisi jalanan licin, karena sang anak itu berlarian membuat dia terpeleset dan si ayah ini memberikan pertolongan pertama yang iya tau tetapi ada seseorang yang mengira kalau yang dilakukan sang ayah itu pelecehan dan pembunuhan. disinilah terjadi keajaiban di sel dimana sang ayah di penjara. Isi penjara itu diisi oleh berbagai macam latar belakang kejahatan yang sangat parah. Sang ayah yang merindukan anaknya terus meminta untuk keluar dari penjara itu dan terus menyebut nama anaknya itu saat isi penjara tau apa yang dilakukan di ayah mereka murka karena di korea untuk tindak kejahatan pelecehan dan pembunuhan terhadap seorang anak kecil itu harus di hukum dengan seberat-beratnya, tetapi seiring waktu berjalan isi penjara mengetahui bahwa itu hanyalah sebuah fitnah yang tidak benar. dan emereka ingin membatu agar si ayah bertemu dengan anaknya itu mereka diam-diam membawa sang anak kedalam penjara dan membuat sang anak dan sang ayah bertemu dan mereka berusaha membuat sang ayah bebas dari fitnahan dengan membuat kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi saat kejadia itu.

Tetapi salah satu sipir memergoki bahwa ada anak kecil di dalam penjara itu sehingga membuat sang ayah harus di pisahkan dari sel yang biasa ke sel khusus sendiri dan diikat. saat itu ada salah satu narapidana membuat keonaran dengan membakar sel penjara yang membuat para narapidana berhamburan keluar dan sang ayahpun dapat keluar tetapi dia melihat kepala penjara terjebak saat orang-orang berhambuaran menyelamatkan diri dia justru merenggek meminta tolong kepada semua orang untuk menolong kepala penjara itu karena tidak ada yang bisa membantu dia akhirnya memutuskan sendiri untuk  menolong dan kepala penjara terselamatkan, karena rasa terima kasihnya akhirnya dia mengijinkan untuk sang anak melihat sesekali ke sel ayahnya dan membuat isi sel turut bahagia akan kebahagian sang ayah melihat dari kejadian ini semua orang jadi mempercayainya dan ingin membantunya agar dia bisa bebas dari tuduhan tetapi sang korban yang merupakan anak dari petinggi polisi ini membuat semua orang tidak bisa berdaya dan tekanan yang mengacam sang ayah membuat diamengakui bahwa semua tuduhan itu benar dan hukuman mati telah di tetapkan dan tanggalpun sudah di tentukan.


Saat itu dimana sang anak ulang tahun dan dirayakan di dalam sel 7 ini akhirnya sang ayah dapat memberikan apa yang diinginkan oleh sang anak dan yang ada di sel ini ikut memberikan hadiah tetapi saat bahagia ini tidak berjalan lama ternyata hari itu adalah hari dimana eksekusi hukuman mati sang ayah itulah hari terakhir sang anak bertemu ayahnya, semua orang bersedih dan sang anak meminta agar ayahnya tidak kemana-mana dan terus saja menetap di sel, tetapi tidak ada yang bisa menolong itu sudah keputusan semua orang ingin membesakan tetapi tidak bisa.
Sang anak beranjak dewasa dan ingin membuktikan sang ayah tidak bersalah di pesidangan dan akhirnya pengadilan memutuskan bahwa ayahnya tidak bersalah, walaupun ayahnya sudah di hukum mati tetapi anaknya senang karena akhirnya fitnahan itu bisa di bebaskan dari sang ayah .



di film ini walaupun ada terselip komedi tetap di bumbuhi kesedihan yang membuat para penoton ikut terbawa ikut menangis karena merasa semua itu tidak adil, tapi di film ini menunjukan bagaimana seorang ayah yang sangat menyanyangi ayahnya bahkan dia mau melakukan apapun agar anaknya tetap hidup dan terbebas dari ancaman apapun.

oke segini dulu sampai jumpa di postingan berikunya chingudeul..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar